Ikhlas itu…


Ikhlas itu…

Ikhlas itu…
Ketika nasehat, kritik, bahkan fitnah, tidak mengendorkan niat baikmu dan tidak membuatmu kehilangan semangat.

Ikhlas itu…
Ketika hasil tak sebanding usaha dan harapan, tak membuatmu menyesal dan tenggelam dalam kesedihan.

Ikhlas itu…
Ketika perbuatan baikmu disambut dengan berbagai prasangka buruk, namun tak membuatmu mengeluh dan putus asa.

Ikhlas itu…
Ketika dipuji atau dihina tidak sakit hati.

Ikhlas itu...
Ketika ketersinggungan pribadi tak membuatmu keluar dari barisan dan merusak tatanan.

Ikhlas itu…
Ketika posisimu di atas, tak membuatmu angkuh, ketika posisimu di bawah tak membuatmu enggan bekerja.

Ikhlas itu…
Ketika khilaf mendorongmu minta maaf, ketika salah mendorongmu berbenah.

Ikhlas itu…
Ketika kebodohan orang lain terhadapmu, tidak kau balas dengan kebodohanmu terhadapnya.
Ketika kedzalimannya terhadapmu, tidak kau balas dengan kedzalimanmu terhadapnya.

Ikhlas itu…
Ketika kamu bisa menghadapi wajah marah dengan senyum ramah, kau hadapi kata kasar dengan jiwa besar, dan ketika kau hadapi dusta dengan menjelaskan fakta dan data.

Ikhlas itu...
Ketika kamu senantiasa beramal tanpa pernah menyebut keikhasanmu. Ikhlas tak terucap, tak terlihat, tak tergambarkan, namun hanya terasa didalam hati.

Ikhlas itu...
Sesuatu yang sulit namun harus dipelajari dalam hidup ini.

0 Response to "Ikhlas itu…"

Post a Comment